Dua wanita pramugari yang ikut tertangkap, masing-masing bekerja untuk sebuah maskapai penerbangan India dan Eropa.
Pelaku utama bisnis pelacuran itu adalah seorang pria guru spiritual, yang diidentifikasi sebagai Shiv Murat Dwivedi, 39 tahun, alias Ichchadhari Sant Swami Bhimanand Ji Maharaj Chitrakoot Wale.
Menurut Wakil Komisaris Polisi H.G.S. Dhaliwal, Dwivedi berasal dari Chitrakoot di Uttar Pradesh. Ia datang ke New Delhi pada tahun 1988 dan bekerja sebagai seorang petugas keamanan di sebuah hotel bintang lima di Nehru Place.
Kemudian Dwivedi bekerja di sebuah panti pijat di Lajpat Nagar. Ia pernah ditangkap karena melakukan bisnis prostitusi pada tahun 1997 dan 1998, kata Dhaliwal.
"Dwivedi kemudian mengubah penampilanya dan mulai menjuluki dirinya dengan sebutan Ichchadhari Sant Swami Bhimanand Ji Maharaj Chitrakoot Wale. Ia pernah tinggal di kuil Sai Baba di Badapur dan secara bertahap memulai bisnis prostitusi dengan berkedok sebagai pembimbing kehidupan spiritual," kata Dhaliwal sebagaimana dilaporkan oleh IANS dan dikutip Khaleej Times.
Sebagai pembimbing spiritual Dwivedi pernah merilis rekaman VCD berjudul 'Shri Sai Amrit Varsha', dan menulis untuk sebuah majalah.
Dwivedi membangun rumah sakit berkapasitas 200 tempat tidur dan sebuah kuil besar di Chitrakoot.
Sebagaimana dilaporkan Times of India (27/2), menurut keterangan Dhaliwal, kedua pramugari yang ikut ditangkap tinggal di daerah elit di selatan New Delhi. Satu sedang mengejar gelar MBA, satu lainnya bercita-cita menjadi artis Bollywood dan sedang mengikuti kursus akting.
"Guru spiritual itu menyediakan wanita pendamping kelas atas. Para pelanggannya sering terbang ke Delhi dan menginap di hotel bintang lima," kata Dhaliwal sebagaimana dikutip Times of India.
Dwivendi dan seorang pria berusia 29 tahun bernama Parven Kumar serta keeman wanita itu ditangkap di bioskop PVR, Saket, selatan India. Hari Kamis seorang polisi yang menyamar, Shanjay Sharma, dikirim menemui Dwivedi sebagai umpan. "Setelah mereka mencapai kesepakatan di Saket, kami menangkap kelompok itu. Mobil yang digunakan mereka--sebuah Honda Civic dan sebuah Honda City--juga ditahan," kata Dhaliwal sebagaimana dikutip Indian Express.
Sementara itu murid Sai Baba di Indonesia, Anand Khrisna, juga sedang terganjal kasus pelecehan seksual yang dilakukan terhadap murid-muridnya. [di/klj/ti/ie/hidayatullah]
2 komentar:
walah2 sama aja guru ma murid.. gurunya sesat murid juga sesad
berita ini sedikit ngawur dan ada ga data otentik yang menunjukan anand krsna murid sai baba (bhagavan sri sathya sai baba)? kalau syekh baba, beliau memang pernah saya dengar guru anand krsna. tau ga apa artinya baba?
Poskan Komentar