.

14 Agustus 2009

Mengembalikan Jati Diri Bangsa Dengan Proses Sim Yang Mudah


Polri sudah banyak kemajuan dalam mengembangkan layanannya kepada masyarakat. Seperti slogannya "Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat". Walaupun tidak kita pungkiri masih ada saja oknum-oknum polisi yang nakal, tetapi perbaikan Polri merupakan sebuah keniscayaan bangsa. Karena dengan meningkatkan pelayannya kepada masyarakat, Polri berusaha untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Citra negatif kini sedikit demi sedikit terpupus oleh keberanian Polri untuk merubah sistem yang lebih mengembalikan kepada jati diri polri itu sendiri.



Berbagai pelayanan yang diberikan Polri, seperti layanan Sim keliling serta pengamanan dan sebagainya, memberikan bukti Polri berusaha untuk memperbaiki Jati diri kepada masyarakat. Tentu Hal seperti ini harus kita dukung bersama-sama. Meskipun ada beberapa oknum yang "nakal" bukan berarti kita harus menjustifikasi semua polisi begitu. Yah minimal masih ada beberapa polisi yang masih baik hati memegang prinsip jati diri untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat.



Tentunya hal ini harus kita support bersama, karena polisi adalah lambang dari penegak hukum itu sendiri. Jadi ketika Polisi belum baik, sesungguhnya masyarakat juga belum baik. Karena pastinya sama-sama berbuat yang tidak baik. Jadi istilahnya "saling mendukung". Walaupun tentunya dukungan ketidakbaikan itu sendiri adalah keterpaksaan tanpa keberanian untuk "malawan" ketidakbaikan. Yah semoga saja citra polisi menjadi baik, sehingga akan mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia atas penegak hukum yang baik dan benar. Ayoo Semua dukung kepolisian untuk MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA!!!!



1 komentar:

rusli zainal sang visioner mengatakan...

polisi memang sudah banyak kemajuan kok...jangan lupa kunjungan baliknya bro