.

19 Februari 2009

PKS Apresiasi Wacana Koalisi Alternatif

JAKARTA - Presiden PKS Tifatul Sembiring menantang Partai Golkar agar menyebutkan nama capres yang akan diusung. "Itu kalau Partai Golkar benar-benar siap menjadi lokomotif dari Poros Tengah," ujarnya sebelum membuka Rakornas Tim Advokasi Pemenangan Pemilu PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin (18/2).

Menurut Tifatul, kejelasan capres yang diusung sebuah partai yang menjadi komandan sebuah koalisi menjadi keharusan. "Harus jelas dulu siapa calon presidennya. Jangan diumpetinterus," tandasnya.

Dia menyatakan, jika bakal calon presiden dari Partai Golkar memang menarik, bukan mustahil PKS akan mendukungnya. "Kami siap bergabung asal calonnya benar-benar visioner, negarawan yang baik, tegas, berani, punya kapasitas dan kapabilitas, serta punya konsep menyejahterakan rakyat," ungkapnya.

Beberapa petinggi Golkar, antara lain Ketua DPP Priyo Budi Santoso, memang sempat mewacanakan kesiapan partainya memimpin koalisi alternatif. Hal itu disampaikan berkaitan dengan ketegangan hubungan Golkar-Demokrat beberapa waktu lalu. Golkar menyatakan siap muncul sebagai leader di luar kutub S (SBY) dan kutub M (Mega).

Menurut Tifatul, wacana koalisi alternatif tersebut patut diapresiasi. "Apalagi, yang mengomandani Golkar yang sudah punya pengalaman, ya baiklah," ujarnya, dengan nada menggoda.

Dia melanjutkan, koalisi antarpartai pada Pemilu 2009 memang sulit dihindari. "Tapi, tentu tetap harus selektif. Kita membentuk koalisi kan untuk menang, bukan untuk gagah-gagahan saja. Kalau untuk kalah, ngapain berkoalisi," tandas politikus asal Sumatera Utara tersebut.

Terkait Pilpres 2009, Tifatul memperkirakan hanya akan diikuti tiga pasang calon presiden-wakil presiden. (dyn)

0 komentar: