DonkeyMails.com: No Minimum Payout

07 January 2008

Jangan hanya belajarmenulis!

Pernah saya ditanya oleh seorang teman “bagaimana sih cara belajarmenulis?


Adalah wajar seseorang bertanya tentang bagaimana cara belajarmenulis. Tetapi yang kurang ajar, sering belajar tetapi menulisnya nggak pernah! Sering seseorang hanya belajarmenulis, tanpa langsung mempraktekkan apa yang akan dia tulis. Kecenderungan seperti ini karena ketidak“PDan” didalam menghasilkan karya-karya dalam bentuk penulisan tersebut. Ini sering terjadi! Belajarmenulis adalah kewajiban bagi kita, karena sesungguhnya kita dilahirkan dalam kodrat seorang manusia yang harus terus belajar, termasuk belajarmenulis.


Belajarmenulis yang terpenting hanya satu hal, yaitu menulis itu sendiri! Percuma kalau kita hanya belajar (red, membaca) buku-buku tentang belajarmenulis tetapi kita sama sekali kurang “PD” mempraktekkannya atau kurang “PD” mengirimkan hasil tulisan kita! Cukuplah setelah kita belajarmenulis, maka sudah waktunya kita turun gunung. Kita membuat berbagai tulisan yang walaupun tulisan kita nggak enak dibaca, tetapi kita “tetap menulis”.


Pahit getir belajarmenulis sudah kita dapatkan, maka sudah saatnya kita merasakan pahit getirnya tulisan kita dibaca oleh orang lain, walaupun tulisan kita nanti menjadi memang benar-benar pahit saat dibaca oleh orang lain. Paling-paling cacian, makian, hujatan yang akan dilontarkan. Itu semua insya Allah nggak akan membuat kita mati (kecuali yang darah tinggian atau punya penyakit jantung dan yang paling parah, orang yang sering mati kreativitasnya karena hujatan). Jadi kenapa harus bingung apalagi takut belajarmenulis dan menuliskan apa yang kita pelajari.


Janganlah takut akan menulis, karena jika saat kita takut menulis maka yang terjadi tinta kehidupan kita akan redup. Karya berbuah makna yang menghasilkan tulisan dengan pena yang mengukir jiwa, akan menyusut. Hidup menjadi hanya bagai ilusi semu tanpa warna dalam kreativitas alam bawah sadar kita. Kita harus ingat, tidak semua kata dapat kita ucapkan dengan lisan, hanya dengan pena dalam mengukir setiap kata-kata yang akan membuat kita merasa menjadi lebih bergairah. Belajarmenulis dengan menulis adalah sebuah keniscayaan hidup. Hampa rasanya jika pena hati dan jiwa kita, tidak kita tuliskan dalam kehidupan nyata. Didalam ukiran pena itu ada sedih, ada pula rasa gembira, ada rasa haru dan ada simpatik yang terdalam. Semua hanya pada kata yang yang akan kita ukir dengan tulisan. Maka belajarmenulislah dengan menulis.


Yang terpenting seperti saya, yang nggak tahu malu dan nggak punya malu untuk menulis. Hingga sudah membuat file hardisk jadi gudang tulisan. Walaupun hanya beberapa yang sudah pernah dimuat, dan masih “seabrek” yang belum. Walaupun kecewa dengan janji-janji penerbit yang katanya akan menerbitkan novel saya. Saya tetap menulis! Pokoknya menulislah bukan untuk kaya, tapi menulislah karena kita ingin menulis, OK!






Oh iya, situs referensi yang Insya Allah bagus bisa anda kunjungi di Belajarmenulis


Jaisy01 Only

0 komentar:

125 x 125 Ad Section

Cara ampuh Menaikkan Traffik Alexa

Nasyid